gkii.lagu-gereja.com
Gereja Kemah Injil Indonesia

View : 1457 kali
Tentang GKII
Senin, 27 April 2015
Sejarah Kemah Injil

Kehadiran Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) berawal dari Visi DR. Albert Benyamin Simpson, pendiri The Christian and Missionary Alliance (C&MA) yang merupakan cikal bakal dari Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII). Albert Benyamin Simpson seorang keturunan Skotlandia, lahir pada tahun 1843 di Kanada dan dibaptis di Gereja Presbiterian Kanada ketika ia masih bayi. Pada tahun 1865, Benyamin ditahbiskan menjadi Pendeta Gereja Presbiterian tersebut.

Ketika A.B. Simpson melayani jemaat Presbiterian di Louisville, Amerika Serikat, ia mendapat penglihatan, yang telah meninggalkan kesan mendalam di hatinya dan tidak pernah terlupakan dari ingatannya. Dalam penglihatannya, Simpson melihat dengan jelas BERIBU-RIBU ORANG DARI BERBAGAI SUKU BANGSA sedang memandang kepadanya - seolah-olah mereka minta tolong kepadanya... namun mereka sama sekali tidak mengatakan apa-apa.

Pada tahun 1879, Simpson dipindahkan dari Gereja Presbiterian Louisville, ke gereja yang sama di New York. Sebelum Simpson pindah ke sana, ia meminta persetujuan dari para pemimpin di Louisville untuk mendukungnya dalam Program Penginjilan. Di kota New York, banyak sekali orang yang belum pernah masuk gereja. Mereka seperti domba yang terhilang, berkeliaran tanpa gembala. Simpson bertekad untuk memberitakan injil Yesus Kristus kepada mereka. Untuk melaksanakan kerinduan yang mulia ini, nampaknya Allah menghendaki agar Simpson sendiri perlu dikuduskan melalui suatu pengalaman rohani.

"pada suatu malam dalam kamarnya di New York, Simpson merasakan kerinduan dan kehausan yang amat sangat akan Allah, ia bergumul di dalam doanya, ia mengalami apa yang disebutnya PENGUDUSAN - yaitu penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah, sekaligus DIPENUHI dengan Roh Kudus. Simpson menulis demikian, "dulu saya mengira bahwa orang kristen dikuduskan seluruhnya hanya pada saat ia menghadapi kematian, sebagai persiapan untuk masuk sorga. Waktu itu saya tidak mau dikuduskan, karena saya berpikir jangan-jangan saya akan cepat mati! Tetapi Tuhan Yesus berfirman bahwa "kita dikuduskan untuk melayani Dia sekarang ini - di dunia ini."  

Melalui pengalaman rohani ini, Simpson melangkah maju dalam pengenalannya akan Allah. Simpson merasakan kuasa Allah dengan cara yang tidak pernah dialaminya sebelumnya. Sejak saat itu, Simpson berkata bahwa Yesus Kristus bukan saja menjadi PENYELAMATnya, tetapi juga PENGUDUSnya. Peristiwa itu merupakan awal gerakan yang dahsyat dalam kehidupannya, sehingga ia termotivasi untuk melakukan pekerjaan Tuhan dengan sungguh-sungguh. Sementara semangatnya berkobar-kobar, di tengah kesibukannya dalam pelayanan semakin meningkat, kesehatan Simpson mulai terganggu. Syarafnya sering menjadi tegang dan denyut jantungnya semakin lemah. Akhirnya, kekuatan fisik Simpson menurun secara drastis sehingga untuk bergerak pun ia sudah tidak berdaya. Seorang dokter memberitahukan bahwa kesehatan Simpson tidak akan pulih, bahkan Simpson hanya menunggu ajalnya. Simpson pada masa itu, baru berumur 38 tahun. Iblis memanfaatkan situasi ini, terutama membuat Simpson patah semangat, tawar hati, putus asa dan bahkan tak berdaya.


Pada saat yang sangat kritis ini, Simpson mendengar kidung pujian yang kata-katanya berbunyi sebagai berikut: "Yesus adalah Tuhan atas segala tuhan, tidak ada seorang pun yang dapat bekerja seperti Dia." Kata-kata yang sederhana itu dipakai Tuhan untuk membangkitkan semangat dan iman Simpson. Kemudian ia bertemu dengan seorang dokter bernama Cullis, yang banyak menolong orang sakit hanya melalui doa. Simpson belajar tentang kesembuhan ilahi dari dokter tersebut. Pada suatu hari, ketika Simpson sedang berada sendirian di tempat yang sepi, Tuhan menjamahnya. Simpson merasakan di dalam tubuhnya terjadi suatu perubahan dan seketika itu juga ia disembuhkan. Sepertinya Tuhan memberikannya jantung yang baru. Karena jamahan Tuhan ini, Simpson yang tadinya dinyatakan akan mati, menerima kesembuhan yang sempurna. Sejak itu Simpson percaya Yesus Kristus adalah TABIB sejati. Simpson bersaksi:  

"Setelah saya disembuhkan serta menjadikan Yesus Kristus yang utama dalam kehidupan saya, Tuhan memanggil saya untuk melakukan pekerjaan yang lebih besar lagi, yang menuntut waktu dan tenaga yang jauh lebih banyak daripada pelayanan saya sebelumnya. Saya menyadari bahwa saya tidak boleh bekerja dengan kekuatan saya sendiri, melainkan dengan kekuatan yang dari Allah. Kesaksian ini saya berikan semata-mata untuk kemuliaanNya saja."

Di New York, para gelandangan - peminta-minta, pemabuk, pelacur, dan penganggur - sering tampak berkeliaran di sekitar gedung-gedung gereja yang mewah. Simpson merasa prihatin melihat mereka dan juga beberapa lingkungan di kota besar itu, yang penduduknya tidak pernah mengunjungi gereja mana pun. Simpson memberitakan Injil kepada mereka dan berhasil memenangkan beberapa orang di antaranya. Ketika ia mengusulkan kepada Badan Pengurus Jemaat, agar sekitar 100 orang kristen baru ini diterima sebagai anggota resmi, usulnya itu ditolak. Alasan yang diberikan adalah bahwa orang-orang kristen baru ini berasal dari golongan masyarakat rendah. Simpson mulai menyadari betapa sulitnya mencapai orang banyak kalau ia tetap berada di gerejanya. Setelah bergumul dalam doa selama satu minggu, Simpson akhirnya memutuskan untuk meminta izin keluar dari keanggotaan gerejanya dan menjadi penginjil lepas. Simpson berpisah dengan mereka dengan penuh pengertian. Kemudian Simpson memberitahukan maksudnya, bahwa ia ingin membuka pos penginjilan di antara orang-orang yang di luar jangkauan gereja itu. Ia menyewa sebuah ruangan di salah satu balai pertemuan yang letaknya mudah dijangkau oleh orang banyak.

Tuhan kemudian memakai Simpson secara luar biasa, sangat terbukti dari hasil pelayanannya di dalam jemaat-jemaat yang pernah digembalakannya. Namun hal itu tidak menjadikannya sombong. Simpson sama sekali tidak ingin dikenal sebagai pendiri sebuah gereja baru. Keputusan Simpson untuk menjadi seorang penginjil lepas pun sungguh merupakan suatu langkah iman. Dalam waktu delapan (8) tahun, Simpson dan para pengikutnya dapat membangun sebuah tempat permanen sebagai rumah ibadat mereka. Uniknya rumah ibadat ini diberi nama TABERNACLE atau KEMAH.

Albert Benyamin Simpson membangun gedung gereja, tempat beribadat dengan memakai pola pembangunan seperti Kemah Sembahyang yang didirikan oleh Musa di padang gurun (Keluaran 25-27 dan 33:7 - Kemah Sembahyang disebut juga "Kemah Suci" dan "Kemah Pertemuan"). Walaupun keadaannya serba sederhana, namun Simpson yakin bahwa Allah tetap hadir dan berkenan ditemui di sana. Simpson percaya bahwa Yesus Kristus akan datang kembali ke dunia ini setelah semua bangsa diinjili (Matius 24:14 - dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya").

Sebab itu yang paling penting bagi Simpson ialah PENGINJILAN, bukan pembangunan. Ia berpendapat, lebih baik dana yang ada dipakai untuk mengirim utusan-utusan Injil ke pelosok-pelosok bumi, ke tempat-tempat yang belum mendengar tentang Yesus Kristus daripada membangun rumah ibadat yang megah. Inilah dasar pemikiran Simpson mendirikan dua buah Rumah Ibadat yang disebut KEMAH (Broadway Tabernacle (Kemah Broadway) dibangun pada tahun 1876 di Louisville, Amerika Serikat, dan the Gospel Tabernacle (Kemah Injil) dibangun pada tahun 1888 di New York).

Dari sinilah asal-usul nama KEMAH INJIL atau THE GOSPEL TABERNACLE. Di KEMAH INJIL New York, Simpson mengajarkan INJIL EMPAT BERGANDA - yang sekarang menjadi Logo GKII yang mengandung makna: YESUS JURUSELAMAT, YESUS PENGUDUS, YESUS PENYEMBUH atau TABIB dan YESUS RAJA yang AKAN DATANG.


**









Selanjutnya:
VISI MISI GKII

Sebelum:
Gereja Kemah Injil Indonesia adalah ...

All Tentang GKII:
Bulan Misi GKII Agustus 2025 - Tolonglah Segera - Kis 16:9-10

Alamat Gereja Gereja GKII di Papua

Alamat Gereja Gereja GKII di Kalimantan

Alamat Gereja Gereja GKII di Jasum

Pemuda Gereja Kemah Injil Indonesia Bersatu Melayani Tuhan (Lagu untuk Pemuda GKII)

Sejarah Gereja Kemah Injil Indonesia

Alkitab Bahasa Dayak Ngaju

Sejarah Singkat Gereja Kemah Injil Indonesia dalam Kronologi Waktu

Lagu Rohani terbaru Pemuda GKII

Alamat Gereja Gereja GKII

Konferensi Nasional (KONAS) GKII seluruh Indonesia tanggal 11-15 April 2016 di Menado

KATA SAMBUTAN KETUA UMUM DALAM PASKAH 2016

SAMBUTAN KETUA UMUM PADA HARI ULANG TAHUN GEREJA KEMAH INJIL INDONESIA KE 88 10 FEBRUARI 2016

Pengakuan Iman Kemah Injil

Pembukaan Rakernas ke 5 Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII)

PERSIAPAN Pemekaran Wilayah GKII Kalimantan Timur Bagian Utara - 27-29 Juni 2011

GEREJA KEMAH INJIL KINGMI DI TANAH PAPUA Sabtu, 30 Oktober 2010

GARIS BESAR PROGRAM GEREJA KEMAH INJIL (KINGMI) DI TANAH PAPUA tahun 2010-2015

PERUBAHAN (AMANDEMEN) ANGGARAN DASAR GEREJA KEMAH INJIL INDONESIA Nomor 07

Pengakuan Iman GKII

VISI MISI GKII

Sejarah Kemah Injil

Dari KINGMI ke GKII

Gereja Kemah Injil Indonesia adalah ...

Pembacaan Alkitab Setahun - GKII

MENU UTAMA:
Ayo Baca Alkitab(14)
Bulan Misi GKII 2025(5)
Contoh Tata Ibadah GKII(6)
Doa 40 Hari GKII 10 Februari sd. 21 Maret 2026(20)
GKII News(2)
Khotbah GKII(29)
Khotbah GKII 2025(15)
Khotbah Tema GKII 2025(5)
Lagu Natal(5)
Lagu Rohani(29)
NA(1)
Nyanyian Kemenangan Iman (NKI)(353)
Oriental Worship(39)
Pembacaan Alkitab Setahun GKII(12)
Tentang GKII(25)
Video(2)
xx(1)

Arsip Tentang GKII..

Register   Login  



Kostenlose Backlinks bei http://backl.pommernanzeiger.de Seitenpartner www.condor-bbs.com Rankingcloud.de - Hosting in der Cloud Suchmaschinenoptimierung Kostenloser Auto-Backlink von www.cheers2.de